Inggris

6.3. Frequencies of student behaviors (aim 2) For research aim 2 concerning which student behaviors teachers described when asked to recall a relevant event, the number of events in which a particular student behavior category (N ¼ 21 categories) was mentioned were counted. The frequencies of events in which the coded behaviors were mentioned are displayed in Fig. 1, ordered based on the four themes of student behaviors (achievement, motivational, social-emotional, and relational behavior). In many of the events social-emotional behavior (n ¼ 141) and/ or relational behavior (n ¼ 120) was described. Within the social-emotional behavior theme, hostility or aggression towards peer(s) (n ¼ 42) and student's lack of discipline (n ¼ 40) were most often described. Within the relational behavior theme, hostility or aggression towards the teacher (n ¼ 48), personal positive behavior towards the teacher (e.g., a private or personal chat with the teacher; n ¼ 31) and listening behavior (i.e., a student listening to the teacher after being reprimanded; n ¼ 31) were mentioned often. Behaviors that were less often described in the events were motivational behaviors (n ¼ 68) and to an even lesser extent achievement behaviors (n ¼ 19). Within the motivational behavior theme, students’ engagement (n ¼ 32) was most often described. Moreover, in half of the events in which achievement-related behavior was described, teachers explicitly mentioned that the behavior displayed was atypical for that particular student, e.g., a student receiving a good grade for an important test, whereas s/he normally receives bad grades. 6.4. Associations between student behaviors present in events and teacher emotions (aim 3) A hierarchical multiple regression analysis was conducted to uncover the relative contributions of the presence or absence of different student behaviors in the event predicting teacher emo-tions, for each of the five teachers emotions separately. Based on mixed literature findings that teachers' gender and experience might have an influence on the emotions teachers experience (see for an overview Koenen, Vervoort, Kelchtermans, Verschueren, & Spilt, 2019), these two variables were included as covariates in the first step of the models. In the second step, 17 of the 21 dummy-coded student behavior variables (0 ¼ behavior absent or 1 ¼ behavior present) were added simultaneously as predictors. Because the behaviors that fell within each of the four ‘other’ cat-egories did not form a coherent and meaningful group of behaviors, these variables were excluded from the analyses. To account for the multiple comparisons and reduce the risk of making false

Indonesia

6.3. Frekuensi perilaku siswa (bertujuan 2) Untuk tujuan penelitian 2 tentang perilaku siswa yang dijelaskan oleh guru ketika diminta untuk mengingat peristiwa yang relevan, jumlah peristiwa di mana kategori perilaku siswa tertentu (N ¼ 21 kategori) disebutkan dihitung. Frekuensi peristiwa di mana perilaku berkode disebutkan disebutkan pada Gambar. 1, disusun berdasarkan empat tema perilaku siswa (prestasi, motivasi, sosial-emosional, dan perilaku relasional). Dalam banyak kejadian perilaku sosial-emosional (n = 141) dan / atau perilaku relasional (n = 120) dijelaskan. Dalam tema perilaku sosial-emosional, permusuhan atau agresi terhadap teman sebaya (n ¼ 42) dan kurangnya disiplin siswa (n ¼ 40) paling sering dijelaskan. Dalam tema perilaku relasional, permusuhan atau agresi terhadap guru (n ¼ 48), perilaku positif pribadi terhadap guru (misalnya, obrolan pribadi atau pribadi dengan guru; n ¼ 31) dan perilaku mendengarkan (yaitu, seorang siswa mendengarkan guru setelah ditegur; n ¼ 31) sering disebutkan. Perilaku yang kurang sering digambarkan dalam acara tersebut adalah perilaku motivasi (n ¼ 68) dan pada tingkat yang lebih rendah lagi perilaku pencapaian (n ¼ 19).Dalam tema perilaku motivasi, keterlibatan siswa (n ¼ 32) paling sering dijelaskan. Selain itu, dalam setengah dari peristiwa di mana perilaku yang berkaitan dengan prestasi dijelaskan, guru secara eksplisit menyebutkan bahwa perilaku yang ditampilkan tidak lazim untuk siswa tertentu, misalnya, siswa yang mendapat nilai bagus untuk ujian penting, sedangkan dia biasanya menerima nilai buruk. nilai. 6.4. Hubungan antara perilaku siswa hadir dalam acara dan emosi guru (bertujuan 3) Analisis regresi berganda hierarkis dilakukan untuk mengungkap kontribusi relatif dari ada atau tidak adanya perilaku siswa yang berbeda dalam acara yang memprediksi emosi guru, untuk masing-masing emosi guru secara terpisah. Berdasarkan temuan literatur campuran bahwa jenis kelamin dan pengalaman guru mungkin memiliki pengaruh pada emosi pengalaman guru (lihat untuk gambaran umum Koenen, Vervoort, Kelchtermans, Verschueren, & Spilt, 2019), kedua variabel ini dimasukkan sebagai kovariat pada langkah pertama. dari model. Pada langkah kedua, 17 dari 21 variabel perilaku siswa kode-dummy (0 ¼ perilaku absen atau 1 ¼ perilaku hadir) ditambahkan secara bersamaan sebagai prediktor. Karena perilaku yang termasuk dalam masing-masing dari empat kucing 'lainnya' tidak membentuk kelompok perilaku yang koheren dan bermakna, variabel-variabel ini dikeluarkan dari analisis.Untuk memperhitungkan beberapa perbandingan dan mengurangi risiko membuat kesalahan

Persyaratan Layanan

Semua terjemahan yang dibuat di dalam terjemahan.id disimpan ke dalam database. Data-data yang telah direkam di dalam database akan diposting di situs web secara terbuka dan anonim. Oleh sebab itu, kami mengingatkan Anda untuk tidak memasukkan informasi dan data pribadi ke dalam system translasi terjemahan.id. anda dapat menemukan Konten yang berupa bahasa gaul, kata-kata tidak senonoh, hal-hal berbau seks, dan hal serupa lainnya di dalam system translasi yang disebabkan oleh riwayat translasi dari pengguna lainnya. Dikarenakan hasil terjemahan yang dibuat oleh system translasi terjemahan.id bisa jadi tidak sesuai pada beberapa orang dari segala usia dan pandangan Kami menyarankan agar Anda tidak menggunakan situs web kami dalam situasi yang tidak nyaman. Jika pada saat anda melakukan penerjemahan Anda menemukan isi terjemahan Anda termasuk kedalam hak cipta, atau bersifat penghinaan, maupun sesuatu yang bersifat serupa, Anda dapat menghubungi kami di →"Kontak"


Kebijakan Privasi

Vendor pihak ketiga, termasuk Google, menggunakan cookie untuk menayangkan iklan berdasarkan kunjungan sebelumnya yang dilakukan pengguna ke situs web Anda atau situs web lain. Penggunaan cookie iklan oleh Google memungkinkan Google dan mitranya untuk menayangkan iklan kepada pengguna Anda berdasarkan kunjungan mereka ke situs Anda dan/atau situs lain di Internet. Pengguna dapat menyisih dari iklan hasil personalisasi dengan mengunjungi Setelan Iklan. (Atau, Anda dapat mengarahkan pengguna untuk menyisih dari penggunaan cookie vendor pihak ketiga untuk iklan hasil personalisasi dengan mengunjungi www.aboutads.info.)